Lets our Reading Be An Ibadah

Reading is not for pleasure
But for knowledge
Knowledge is not for decoration
But for Practice
Practice is not for people
But for ALLAH
So lets our Reading Be An Ibadah
Showing posts with label Dalam Kenangan. Show all posts
Showing posts with label Dalam Kenangan. Show all posts

Wednesday, January 4, 2012

Catatan Perjalanan Menjengah Blog Sahabat http://tehbri.blogspot.com/

"Tiap-tiap yang bernyawa akan merasai mati, dan bahawasanya pada hari kiamat sahajalah akan disempurnakan balasan kamu. Ketika itu sesiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga maka sesungguhnya ia telah berjaya". (Surah Ali Imran Ayat 185)

Demikianlah tag-line yang kubaca pada ruang Tajuk di blog seorang sahabatku.Aku menemukan blognya sewaktu aku melayari blog seorang lagi Sahabatku, Bro. Hamzah. (Al-Fatihah : Pemergian seorang insan gigih mendidik & berbakti - Allahyarham Mohamad Sabri Ibrahim). Berikutan petikan sebahagian catatannya:

“ Ana berminat untuk menulis dalam blog sebagai salah satu medium dakwah dan perkongsian dengan rakan-rakan.”

Allahyarham Mohamad Sabri Bin Ibrahim, atau saya lebih selesa memanggilnya dengan panggilan pak cik. Kerana merasakan bahawa – saya lebih muda usianya dan menghormatinya. Beliau telah kembali ke Rahmatullah jam 4.40 pagi 28 September 2011 di Hospital Ampang Puteri setelah sakit beberapa hari kerana mengalami serangan angin ahmar (strok).

Layarilah blognya : TEHBRI Mendidik dan Berbakti. Sebagai perkongsian yang digerakan dan diusahakan oleh beliau. InsyaAllah.

“ Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”

(Ali Imran 3 : 185)

Catatanku pula: Sahabat yang telah pergi menquote Surah Ali Imran Ayat 185 juga, cuma makna penghujung ayatnya "...maka sesungguhnya ia telah berjaya" sedangkan makna ayat yang sama untuk satu lagi, diquote oleh Bro. Hamzah "..maka sungguh ia telah beruntung.". Pertanyaanku pula apakah ini sudah suratan atau satu kebetulan.

Blog Sahabat yang telah tiada aku linkkan dengan tajuk "Blog - Mereka Yang Telah Pergi".

Tuesday, July 14, 2009

Syaikh Jibrin Wafat

14/7/2009 | 22 Rajab 1430 H
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
syaikh jibrin

Syaikh JIbrin Rahimahullah

dakwatuna.com – Riyadh, Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Dunia Islam kembali berduka, adalah Syaikh Abdullah bin Abdurahman Al-Jibrin, seorang Ulama dari kalangan ahlul ‘ilm, yang buku-bukunya sering menjadi rujukan diseluruh dunia.

Syaikh Jibrin begitu beliau sering dipanggil, rahimahullah wafat pada jam 2 siang hari Senin kemarin bertepatan dengan 20 rajab 1430 H. Beliau akan disholatkan pada siang Selasa hari ini di masjid Jami’ Al-Imam Turki bin Abdillah (al-Jami’ al-Kabir) di kota Riyadh.

Syaikh Jibrin rahimahullah pada masa hidupnya pernah menjadi anggota komisi fatwa di dewan Riset Ilmiah dan Fatwa – Arab Saudi sejak tahun 1402 bersama-sama dengan gurunya Syaikh Abdul Aziz bin Bazz rahimullah. Dan pensiun dari jabatan tersebut pada bulan Rajab tahun 1418 H yang lalu.

Syaikh Jibrin rahimahullah meraih gelar Magister dari Perguruan Tinggi Kehakiman tahun 1390 H. dengan judul disertasi “Akhbar al-Aahad fi al-Hadits an-Nabawi” dengan yudisium cumlaud. Gelar doktornya diraih dari perguruan tinggi yang sama pada tahun 1407 H. mentahqiq (investigasi) terhadap buku “Syarah az-Zarkasy ‘ala Mukhtashar al-Khuraqi” dengan yudisium cumlaud level pertama. Dalam disertasi itu ia bertugas mentaqhiq dan mentakhrij (foot­note) hadits sebanyak 7 jilid buku dan buku-buku itu sekarang dicetak dan beredar di toko-toko buku.

Syaikh dikenal sebagai orang yang tawadhu (rendah hati). la sedikit bicara dan tidak akan bicara, kalau tidak karena menjawab pertanyaan.

Syaikh Jibrin juga dikenal sebagai ulama yang sangat konsen terhadap metode pengambilan hukum atau instimbath, sangat kuat menekankan referensi yang sahih. Beliau juga ahli dibidang mua’amalat kontemporer dan sangat menguasai seluk beluknya.

Sunday, July 5, 2009

innalillaahi - berita duka: Yanu Ekumbaran (alm)

Posted by: "Satriyo" lasykarlima@gmail.com satriyo_as

Thu Jun 25, 2009 7:33 pm (PDT)



salam,

pagi ini, beberapa menit lalu, sms masuk ke hp saya:

"Innaillaahi wainna ilaihi rajiuun. Pak Yanu meninggal dunia,sbtu
20-6-09.(af1 telat ngasih kbr)"

terkejut bukan main saya membacanya. Yanu! Ya, Yanu Ekumbaran. Kader PKS
yang juga teman baik saya serta pernah satu tim pengajar di sebuah bimbel
besar menghembuskan nafasnya di rumah sakit akibat luka dalam yang parah:
tulang rusuknya yang patah menembus dan mengoyak levernya.

belum terlalu lama saya accept facebook beliau. senang sekali saya kembali
dapat bersua dengan teman seperjuangan meski hanya maya. ah begitu banyak
kenangan bergiat bersama beliau baik di ruang kelas, ruang rapat maupun saat
outing bersama .... ah andai kata (astaghfirullah! )* saya tidak berkendala
mengakses ke facebook kemungkinan saya tahu lebih awal, sahabat, dan tahu
lebih cepat kabar duka ini.

selamat jalan teman, selamat jalan mujahid lillah! semoga amal baik dan
ibadahmu mendapat balasan dan Ridla Dzul Jalal wal Ikram, Allah swt.

buat teman-teman yang kebetulan kenal dan baru mengetahui berita ini, atas
nama keluarga saya mintakan agar segala kesalahan beliau dimaafkan, dan
mohon doanya buat beliau dan keluarga yang ditinggalkan.

di bawah saya kutipkan beritanya di Kompas sepekan lalu ...

salam,
satriyo
* Rasul tidak suka berandai-andai ...!